Tiga Paket Jalan Program IJD di Satker PJN II Rampung dan PHO, Tiga Paket Lain Ditargetkan Selesai Akhir Januari 2026 - Baomong.ID

Tiga Paket Jalan Program IJD di Satker PJN II Rampung dan PHO, Tiga Paket Lain Ditargetkan Selesai Akhir Januari 2026

Tiga Paket Jalan Program IJD di Satker PJN II Rampung dan PHO, Tiga Paket Lain Ditargetkan Selesai Akhir Januari 2026

Kupang, Likurai.comSebanyak tiga paket pembangunan jalan melalui Program Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun 2025 yang ditangani Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II telah rampung dan resmi memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO).

Sementara itu, tiga paket lainnya masih dalam proses pengerjaan dan ditargetkan tuntas pada akhir Januari 2026.

Tiga paket yang telah dilakukan PHO meliputi: Pelebaran jalan menuju standar ruas Umasukaer – Balibo di Kabupaten Malaka, Pelebaran jalan menuju standar ruas Kilobesa – Off di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pembangunan jalan Manumean – Ponu di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).

Hal tersebut disampaikan Kepala Satuan Kerja PJN Wilayah II, Fahrudin, ST, kepada wartawan Likurai.com, Rabu (7/1/2026).

Menurut Fahrudin, pada Tahun Anggaran 2025 Satker PJN Wilayah II menangani total enam paket pembangunan jalan melalui Program IJD yang tersebar di wilayah kerja lima Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

“Dari enam paket tersebut, tiga paket sudah selesai dan dilakukan PHO. Sementara tiga paket lainnya masih dalam tahap pelaksanaan dan kita targetkan selesai pada akhir Januari 2026,” jelas Fahrudin.

Adapun tiga paket yang masih dalam proses pengerjaan yakni:

Pelebaran jalan menuju standar ruas Halilulik – BTS Kabupaten Malaka di Kabupaten Belu, Pelebaran jalan menuju standar ruas Bukapiting – Apui di Kabupaten Alor dan Pelebaran jalan ruas Tubakioan – Kotafoun di Kabupaten Belu.

Fahrudin menegaskan, pihaknya terus mendorong percepatan pekerjaan agar seluruh paket IJD dapat diselesaikan tepat waktu sesuai target yang telah ditetapkan.

“Kami optimistis tiga paket yang masih berjalan dapat diselesaikan pada akhir Januari 2026, sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya. (Yulius)