Kupang,Likurai.com-Bank Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama Pemerintah Daerah terus memperkuat literasi anak melalui program Perpustakaan Keliling (Literamove) yang dilaksanakan pada Sabtu, 14 Februari 2026 di SD Generas Bangsa, Bello, Kec. Maulafa, Kota Kupang.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen menghadirkan akses literasi yang inklusif dan menjangkau masyarakat secara langsung.
Kegiatan Literamove turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Kupang, Kepala Dinas Sosial Kota Kupang, Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Kupang.
Wakil Wali Kota Kupang, Serena Cosgrova Francis, menyampaikan dukungan penuh Pemerintah Kota Kupang terhadap inisiatif penguatan literasi tersebut.
Dalam sambutannya, Serena menegaskan bahwa literasi merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
“Peningkatan literasi adalah upaya mendorong generasi muda NTT meraih masa depan yang lebih baik. Ketika satu anak berhasil, maka keluarga dan lingkungan sekitarnya turut terangkat,” ujarnya saat membuka kegiatan Literamove.
Mengusung tema “Literacare by Heart”, Literamove memaknai momentum Hari Kasih Sayang sebagai simbol kepedulian terhadap masa depan generasi muda melalui literasi.
Kegiatan ini diikuti sekitar 100 anak yang berasal dari SD Generasi Bangsa, SD Negeri Bello, dan Panti Asuhan Generasi Pengubah, serta melibatkan 50 orang tua dan masyarakat sekitar.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTT, Adidoyo Prakoso, menegaskan bahwa Literamove bertujuan menumbuhkan budaya membaca sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter dan kualitas sumber daya manusia.
“Literamove memastikan setiap anak memiliki akses literasi yang setara. Buku bukan sekadar kumpulan huruf, tetapi jembatan menuju masa depan yang lebih baik. Program ini juga akan terus dikembangkan melalui metode interaktif dan kolaborasi dengan berbagai pihak,” jelasnya.
Selain kegiatan membaca, Literamove juga menghadirkan literasi parenting bagi orang tua. Edukasi ini disampaikan bersama Dinas Sosial Kota Kupang dan Yayasan Benih Sepe Triel Asri untuk memperkuat peran keluarga dalam membangun kebiasaan membaca dan lingkungan belajar yang positif di rumah.
Melalui sinergi yang kuat antara Bank Indonesia dan Pemerintah Daerah, Literamove diharapkan menjadi gerakan berkelanjutan dalam meningkatkan literasi dan kualitas generasi muda di Nusa Tenggara Timur, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang inklusif dan berdaya saing. (Humas Bank Indonesia NTT/Yuser)
