Pordasi Pacu NTT Gencarkan Turnamen Daerah Demi Mewujudkan Target Medali Emas PON XII NTB–NTT 2028 - Baomong.ID

Pordasi Pacu NTT Gencarkan Turnamen Daerah Demi  Mewujudkan Target Medali  Emas PON XII NTB–NTT 2028

Pordasi Pacu NTT Gencarkan Turnamen Daerah Demi Mewujudkan Target Medali Emas PON XII NTB–NTT 2028

Kupang, Likurai.comDalam upaya mewujudkan target perolehan 10 medali emas pada ajang PON XII NTB–NTT 2028, Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (PORDASI) Pacu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mematangkan strategi pembinaan atlet secara berkelanjutan dan terukur.

Salah satu langkah konkret yang akan dilakukan kedepan adalah penyelenggaraan turnamen pacuan kuda di berbagai kabupaten yang telah memiliki lintasan pacuan kuda representatif.

Program ini dinilai menjadi fondasi penting dalam menyiapkan atlet pacuan kuda NTT agar mampu bersaing di level nasional.

Hal tersebut disampaikan oleh Sipri Reda, Wakil Ketua Pordasi Pacu NTT, saat ditemui wartawan Likurai.com, di Kupang Sabtu (21/02/2028).

Menurut mantan Anggota DPRD NTT ini, turnamen pacuan kuda daerah bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana seleksi, pembinaan mental, serta peningkatan kualitas teknis atlet dan kuda pacu.

Kabupaten-kabupaten yang direncanakan menjadi lokasi penyelenggaraan antara lain Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara, Kabupaten Nagekeo, Kabupaten Ngada, serta seluruh kabupaten di wilayah Sumba.

“Turnamen di daerah sangat penting untuk menjaga ritme bertanding atlet. Dari sini kita bisa melihat potensi terbaik, memperbaiki kekurangan, sekaligus membangun mental juara sejak dini,” jelas Siprianus.

Ia menambahkan, dengan semakin seringnya atlet mengikuti event kompetitif, maka kesiapan mereka—baik fisik, teknik, maupun psikologis—akan semakin matang.

Hal ini diharapkan menjadi modal utama saat menghadapi atmosfer pertandingan besar seperti PON yang akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur pada 2028 mendatang.

Ia optimistis, melalui sinergi antara pengurus, atlet, pemilik kuda, dan pemerintah daerah, pacuan kuda NTT mampu tampil sebagai lumbung medali sekaligus mengangkat citra olahraga tradisional ini ke level yang lebih prestisius di kancah nasional.

“Target 10 emas bukan sekadar angka, tetapi motivasi bersama untuk bekerja lebih keras, lebih terarah, dan lebih profesional,” tutup Siprianus. (Yuser)