Kupang,Likurai.com — Upaya mendukung ketahanan pangan keluarga terus ditunjukkan oleh warga di Kota Kupang. Salah satunya dilakukan oleh Markus Nifu, warga RT 011/RW 004 Kelurahan Maulafa, yang secara mandiri memanfaatkan lahan untuk menanam padi.
Markus Nifu mengelola lahan pertanian tersebut secara manual, mulai dari menyiapkan bibit padi sendiri, membajak sawah, hingga proses penanaman.
Seluruh tahapan dikerjakan dengan peralatan sederhana dan tenaga sendiri sebagai bentuk kemandirian dalam bercocok tanam.
Lahan yang diolah seluas kurang lebih satu hektare dan telah dibuat dalam bentuk petak-petak sawah.
Untuk kebutuhan pengairan, Markus sepenuhnya memanfaatkan air hujan yang tersedia setiap musim penghujan.
“Kami siapkan bibit sendiri dan memanfaatkan air hujan setiap tahun. Kalau musim hujan datang, langsung olah lahan dan tanam padi,” ujar Markus Nifu kepada wartawan saat ditemui di lokasi sawah, Minggu,22/02/2026.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan bertani tersebut dilakukan untuk menjaga ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pembelian beras dari luar.
Selain menanam padi pada musim hujan, Markus Nifu bersama keluarganya juga memanfaatkan lahan tersebut untuk menanam berbagai jenis palawija setelah masa panen padi selesai.
“Setelah panen padi, kami lanjut tanam palawija di pekarangan supaya kebutuhan makan keluarga tetap terpenuhi,” tuturnya.
Upaya yang dilakukan Markus Nifu ini menjadi contoh nyata kemandirian dan ketekunan warga dalam memanfaatkan lahan yang ada, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga di wilayah Kelurahan Maulafa. (Yulius)
