Kupang,Likurai.com--Sahabat Mgr. Gabriel Manek, SVD (SMGM) Paroki St. Matias Rasul Tofa resmi terbentuk dalam sebuah pertemuan yang berlangsung penuh semangat persaudaraan di pendopo pastoran Paroki St. Matias Rasul Tofa. Momentum bersejarah ini dihadiri langsung oleh Koordinator SMGM Keuskupan Agung Kupang (KAK), Adrianus Ceme, bersama Penasihat SMGM KAK Dr. Anton Bele, Moderator SMGM KAK Romo Dus Bone, Pr., serta Ketua SMGM Paroki St. Fransiskus Asisi Kolhua, Anis Mau.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan tersebut menjadi kesempatan bagi para anggota untuk semakin mengenal sejarah dan tujuan berdirinya SMGM. Dalam pemaparannya, Dr. Anton Bele menjelaskan bahwa SMGM merupakan wadah persaudaraan rohani bagi umat Katolik untuk mengenal, mencintai, dan meneladani spiritualitas Mgr. Gabriel Manek, SVD, seorang putra terbaik Nusa Tenggara Timur yang dikenal karena kesederhanaan, kerendahan hati, dan dedikasinya bagi Gereja.
Ia juga menjelaskan bahwa Mgr. Gabriel Manek saat ini telah mencapai tahap “Hamba Allah” dalam proses kanonisasi Gereja Katolik. Masih ada tiga tahap lagi yang harus dilalui hingga beliau dapat diangkat menjadi santo.
“Mgr. Gabriel Manek, SVD kini telah mencapai predikat sebagai Hamba Allah. Masih ada tiga tahap lagi yang harus dilalui untuk menjadi santo. Namun kita meyakini bahwa beliau adalah pribadi kudus yang hidupnya patut diteladani,” ujar Dr. Anton Bele di hadapan para anggota yang hadir.
Penjelasan tersebut membangkitkan semangat para anggota SMGM untuk terus mendukung proses kanonisasi melalui doa, kesaksian hidup, serta penghayatan nilai-nilai spiritualitas yang diwariskan oleh Mgr. Gabriel Manek. Dr. Anton Bele juga mengajak seluruh anggota agar tetap rendah hati dalam kehidupan sehari-hari serta tekun berdoa demi kemajuan proses kanonisasi tersebut.
Salah satu agenda penting dalam pertemuan ini adalah pembentukan secara resmi pengurus SMGM Paroki St. Matias Rasul Tofa. Dalam proses tersebut, Dr. Paul Taek dipercaya sebagai penasihat, sementara Bartol Badar terpilih sebagai Ketua SMGM Paroki Samara, didampingi sejumlah pengurus lainnya.
Sebagai tanda pengesahan kepengurusan, Dr. Anton Bele dan Adrianus Ceme secara langsung menyematkan tanda pengenal kepada para pengurus yang baru. Penyematan ini menjadi simbol tanggung jawab dan komitmen dalam menjalankan pelayanan serta mengembangkan gerakan rohani SMGM di lingkungan paroki.
Momen tersebut disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh anggota yang hadir sebagai tanda sukacita atas lahirnya kepengurusan baru yang siap melayani umat.
Pertemuan yang sarat makna ini kemudian ditutup dengan doa dan berkat yang dipimpin oleh Moderator SMGM KAK, Romo Dus Bone, Pr. Dalam doanya, ia memohon agar Tuhan senantiasa memberkati seluruh anggota dan pengurus SMGM Paroki Samara yang baru terbentuk.
Ia juga berharap agar SMGM Paroki St. Matias Rasul Tofa terus bertumbuh dan menjadi berkat bagi banyak orang, serta ikut ambil bagian dalam mempercepat proses kanonisasi Mgr. Gabriel Manek, SVD menjadi santo bagi Gereja universal.
(KLA/Komsos Samara)
