Belu,Likurai.com — Guna memastikan keamanan wilayah sekaligus meningkatkan kewaspadaan kesehatan masyarakat, Polsek Raihat menggelar apel persiapan pengamanan di Pasar Tradisional Haekesak, Kabupaten Belu, Rabu (08/04).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Raihat, Ipda Dionisius Bina, dan didampingi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Belu, Theodorus Manek.
Apel ini bertujuan untuk memetakan titik-titik kerawanan di area pasar guna menjamin kenyamanan pedagang dan pengunjung dari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Usai apel, tim gabungan bersama PMI Kabupaten Belu langsung melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat terkait bahaya penyakit rabies.
Edukasi diberikan secara langsung kepada pedagang dan pengunjung pasar, dengan penekanan pada pentingnya kewaspadaan terhadap gigitan hewan penular rabies (HPR) serta menjaga kebersihan lingkungan pasar.
Kapolsek Raihat, Ipda Dionisius Bina, menegaskan bahwa pengamanan pasar tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga kesehatan masyarakat.
“Keamanan pasar adalah prioritas, namun kesehatan masyarakat juga tak kalah penting. Melalui sosialisasi bersama PMI, kami berharap warga Haekesak lebih waspada terhadap ancaman rabies yang saat ini menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Belu, Theodorus Manek, menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum dalam memberikan edukasi kesehatan kepada masyarakat, khususnya di wilayah perbatasan.
Ia menambahkan, kegiatan sosialisasi akan terus digencarkan hingga menjangkau pelosok desa, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang baik terkait pencegahan dan penanganan rabies.
Melalui kolaborasi ini, diharapkan tercipta lingkungan pasar yang tidak hanya aman dan tertib, tetapi juga sehat, serta meningkatnya kesadaran masyarakat dalam mencegah penyebaran penyakit rabies di Kabupaten Belu. (Yuser)
