Kupang, Likurai.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT melalui PPK 2.3 Provinsi NTT pada Satuan Kerja (Satker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Prov. NTT terus mempercepat pelaksanaan Preservasi Jalan Nasional Taramana–Lantoka–Maritaing dan Kalabahi Junction–Mali di Kabupaten Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Hingga Mei 2026, progres fisik pekerjaan preservasi jalan nasional tersebut tercatat telah mencapai 36,07 persen atau melampaui target rencana sebesar 21,74 persen. Dengan capaian itu, pekerjaan mengalami deviasi positif sebesar 14,32 persen.
Demikian disampaikan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi NTT, Ir. Edwin Situngkir, S.ST., MT kepada wartawan Likurai.com, Jumat (15/5/2026).
“Pelaksanaan pekerjaan hingga saat ini berjalan baik dan progresnya melampaui target yang direncanakan,” ujarnya.
Edwin menjelaskan, pekerjaan preservasi jalan nasional ini dilakukan untuk menjaga kondisi kemantapan jalan agar tetap fungsional, aman, dan nyaman dilalui masyarakat.
Selain itu, penanganan ruas jalan tersebut juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah di Kabupaten Alor.
Ia menambahkan, total anggaran untuk pekerjaan preservasi jalan tersebut sebesar Rp 6,2 Miliar lebih yang bersumber dari APBN Murni Tahun Anggaran 2026. Paket pekerjaan tersebut ditangani oleh CV Pilar Indah selaku kontraktor pelaksana, sementara pengawasan dilakukan oleh PT Maha Charisma Adiguna KSO.
Menurutnya, ruas Taramana–Lantoka–Maritaing dan Kalabahi Junction–Mali memiliki peran penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas orang dan distribusi barang maupun jasa yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
Edwin menegaskan, percepatan progres pekerjaan tetap dilakukan dengan memperhatikan kualitas konstruksi sehingga hasil pekerjaan dapat bertahan dalam jangka panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat pengguna jalan.
“Kami berharap pekerjaan preservasi jalan ini dapat selesai tepat waktu dengan mutu yang baik sehingga mampu meningkatkan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan di Kabupaten Alor,” tutupnya. (Yulius)
