BPJN NTT Kebut Penggantian Jembatan Fung Afeng II di Alor, Progres Lampaui Target dengan Deviasi Plus 25,59 Persen - Baomong.ID

BPJN NTT Kebut Penggantian Jembatan Fung Afeng II di Alor, Progres Lampaui Target dengan Deviasi Plus 25,59 Persen

BPJN NTT Kebut Penggantian Jembatan Fung Afeng II di Alor, Progres Lampaui Target dengan Deviasi Plus 25,59 Persen

Kupang, Likurai.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur melalui PPK 2.3 Provinsi NTT, pada Satuan Kerja (Satker) Pelaksanan Jalan Nasional Wilayah II Prov NTT, terus kebut pelaksanaan Penggantian Jembatan Fung Afeng II di Ruas Jalan Trans Alor Km 15, Kabupaten Alor, Provinsi NTT. Hingga saat ini, progres pekerjaan tercatat melampaui target yang telah direncanakan.

Kepada wartawan Likurai.com, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.3 Provinsi NTT, Ir. Edwin Situngkir, S.ST.,MT mengatakan, progres fisik pembangunan jembatan saat ini telah mencapai 29,210 persen. 

Capaian tersebut berada di atas target rencana sebesar 3,651 persen sehingga mengalami deviasi positif atau deviasi plus sebesar 25,559 persen.

“Pekerjaan berjalan dengan baik dan saat ini progres fisik mencapai 29,210 persen dari rencana 3,651 persen sehingga terjadi deviasi positif sebesar 25,559 persen,” ujar Edwin kepada wartawan Likurai.com.

Mantan PPK 3.4 Provinsi NTT itu menjelaskan, capaian progres yang melampaui target menunjukkan komitmen seluruh pihak dalam mempercepat penyelesaian pembangunan jembatan guna mendukung konektivitas dan kelancaran arus transportasi masyarakat di Kabupaten Alor.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Fung Afeng II memiliki peran penting sebagai infrastruktur penunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di wilayah tersebut. Karena itu, percepatan pekerjaan terus dilakukan dengan tetap mengedepankan mutu dan kualitas konstruksi.

Ia menjelaskan, penggantian jembatan tersebut dilaksanakan oleh CV. Karya Sejahtera dengan pengawasan dari PT. Maha Charisma Adiguna KSO. Paket pekerjaan itu memiliki nomor kontrak HK 0201/T/Bpjn11.7.3/580.

Pelaksanaan pekerjaan dimulai sejak 25 Februari 2026 dengan masa kerja selama 180 hari kalender atau hingga 22 Agustus 2026. 

Ia menambahkan anggaran yang dialokasikan untuk pembangunan jembatan sebey Rp5,34 miliar yang bersumber dari APBN Murni Tahun Anggaran 2026.

Edwin menambahkan, pembangunan Jembatan Fung Afeng II diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, terutama bagi masyarakat yang melintas di ruas strategis Jalan Trans Alor.

Selain memperlancar mobilitas warga, jembatan baru tersebut juga diharapkan dapat mendukung distribusi barang dan jasa, memperkuat konektivitas antarwilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Kabupaten Alor.

“BPJN NTT berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” tandasnya. (Yuser)