Kupang, Likurai.com – Personel Direktorat Intelkam Polda NTT menjadi pembina upacara bendera di SMP Adhyaksa 2 Kupang, Senin (18/5/2026).
Kegiatan tersebut dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada para pelajar terkait disiplin, bahaya narkoba, serta pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Upacara bendera yang berlangsung di halaman SMP Adhyaksa 2 Kupang sejak pukul 07.20 WITA itu dipimpin oleh Ps. Panit II Subdit II Direktorat Intelkam Polda NTT, IPDA Gaudensius Bere. Kegiatan berlangsung tertib dan diikuti antusias oleh para siswa maupun dewan guru.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala SMP Adhyaksa 2 Kupang, Reny Octavianus, S.Pd bersama sekitar 13 guru dan staf sekolah, serta kurang lebih 100 siswa/siswi.
Dalam amanatnya, IPDA Gaudensius Bere mengajak seluruh pelajar untuk meningkatkan disiplin dan mematuhi tata tertib sekolah sebagai bentuk tanggung jawab sebagai siswa.
Selain itu, ia juga mengimbau para pelajar agar menjauhi penyalahgunaan rokok, minuman keras, narkoba, serta pergaulan bebas yang dapat merusak masa depan generasi muda.
“Para siswa harus fokus belajar dan menjaga pergaulan agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga,” ujarnya di hadapan peserta upacara.
Tak hanya itu, para siswa juga diingatkan untuk bijak menggunakan media sosial dan tidak mudah terpengaruh informasi hoaks maupun ajakan negatif yang beredar di dunia maya.
Dalam kesempatan tersebut, pihak Polri juga mengajak para pelajar untuk turut menjaga keamanan dan ketertiban, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
Para siswa turut diberikan motivasi agar terus belajar, mengembangkan prestasi, serta mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang berkarakter dan mampu membanggakan orang tua, sekolah, serta bangsa.
Kegiatan upacara berakhir sekitar pukul 08.00 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.
Pihak sekolah menyambut positif kehadiran personel Polri sebagai pembina upacara karena dinilai mampu memberikan edukasi dan pembinaan karakter kepada siswa sekaligus mempererat kedekatan antara Polri dengan kalangan pelajar.
Secara umum, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung tertib tanpa adanya gangguan kamtibmas. (Yulius)
