Kupang, Likurai.com – Para pemegang saham Bank NTT menerima laporan pertanggungjawaban Direksi dan Komisaris Bank NTT dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan Tahun Buku 2025 yang berlangsung di Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur, Minggu (24/5/2026).
RUPS Tahunan tersebut membahas sejumlah agenda penting dan strategis yang berkaitan dengan kinerja perusahaan, arah pengembangan bisnis, serta kontribusi Bank NTT terhadap pembangunan daerah.
Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP), kepada wartawan usai rapat mengatakan bahwa seluruh pemegang saham telah menerima laporan pertanggungjawaban Direksi dan Komisaris setelah melakukan evaluasi terhadap kinerja Bank NTT selama tahun buku 2025.
“Para pemegang saham sudah mengecek kinerja Bank NTT dan juga mendengarkan laporan dari Komisaris. Setelah melalui pembahasan dan evaluasi, para pemegang saham menerima laporan pertanggungjawaban Direksi dan Komisaris Bank NTT,” ujar Melki Laka Lena.
Selain menerima laporan pertanggungjawaban, para pemegang saham juga menyepakati pembagian dividen yang nilainya tetap sama seperti tahun sebelumnya.
Menurut Melki, salah satu keputusan strategis yang dihasilkan dalam RUPS Tahunan tersebut adalah komitmen Bank NTT untuk mendukung program-program prioritas pemerintah, baik di tingkat Provinsi NTT maupun pemerintah kabupaten/kota.
“Direksi dan Komisaris juga sudah sepakat untuk mendukung program prioritas pemerintah provinsi maupun kabupaten/kota, minimal satu program prioritas di setiap daerah,” katanya.
Ia menilai, keputusan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Bank NTT sebagai bank pembangunan daerah dengan pemerintah daerah sebagai pemegang saham, sehingga kehadiran Bank NTT dapat semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Melki juga mengapresiasi jalannya RUPS yang berlangsung secara konstruktif dan penuh semangat kolaborasi.
Menurutnya, seluruh pemegang saham terlibat aktif dalam mengevaluasi berbagai aspek kinerja perusahaan, mulai dari pertumbuhan aset, pengembangan bisnis, hingga strategi penguatan Bank NTT ke depan.
“RUPS berjalan sangat konstruktif. Kita mengecek satu per satu parameter Bank NTT, baik dari sisi aset maupun pengembangan bisnis. Diskusinya sangat bagus dan hal ini menunjukkan bahwa para pemegang saham semakin memahami kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh Bank NTT,” jelasnya.
Melalui berbagai keputusan yang dihasilkan dalam RUPS Tahunan Tahun Buku 2025 tersebut, para pemegang saham berharap Bank NTT dapat terus meningkatkan kinerja, memperkuat daya saing, serta semakin berperan dalam mendukung pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Nusa Tenggara Timur. (Yuser)
