Progres Fisik Preservasi Jalan Nasional Waingapu - Melolo–Baing Capai 74,45 Persen - Baomong.ID

Progres Fisik Preservasi Jalan Nasional Waingapu - Melolo–Baing Capai 74,45 Persen

Progres Fisik Preservasi Jalan Nasional Waingapu - Melolo–Baing Capai 74,45 Persen

Waingapu, Likurai.com – Upaya pemerintah dalam menjaga kemantapan infrastruktur jalan nasional di Kabupaten Sumba Timur terus menunjukkan hasil positif. Melalui program preservasi ruas Jalan Nasional Waingapu–Melolo–Baing, kondisi jalan yang menjadi urat nadi transportasi masyarakat di wilayah timur Pulau Sumba tersebut terus ditingkatkan guna mendukung kelancaran mobilitas orang dan barang serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Hingga akhir Mei 2026, progres fisik pekerjaan preservasi ruas Jalan Nasional Waingapu–Melolo–Baing telah mencapai 74,45 persen, sedangkan realisasi keuangan tercatat sebesar 73,95 persen.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan pekerjaan berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.

Untuk mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp5.863.901.000 yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Murni Tahun Anggaran 2026.

Anggaran tersebut digunakan untuk berbagai pekerjaan preservasi guna mempertahankan dan meningkatkan kondisi jalan agar tetap berada dalam tingkat kemantapan yang optimal.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 1.5 Provinsi Nusa Tenggara Timur, Rofiyul Anwar, ST., MT, mengatakan bahwa hingga saat ini pekerjaan terus berlangsung dengan baik dan mendapat pengawasan secara ketat agar mutu serta kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga.

“Pekerjaan preservasi Jalan Nasional Waingapu–Melolo–Baing terus menunjukkan perkembangan yang baik. Saat ini progres fisik telah mencapai 74,45 persen dan progres keuangan 73,95 persen. Kami terus melakukan pengendalian dan pengawasan agar pekerjaan dapat diselesaikan tepat waktu dengan tetap memperhatikan kualitas dan mutu pekerjaan,” ujar Rofiyul kepada wartawan Likurai.com, Selasa (26/5/2026).

Ia menjelaskan, salah satu item pekerjaan dengan bobot terbesar dalam paket preservasi tersebut adalah rehabilitasi minor AC-WC Asbuton. Pekerjaan ini berupa perbaikan lapis aus perkerasan jalan menggunakan material Asbuton yang bertujuan untuk mengembalikan kualitas permukaan jalan serta meningkatkan kenyamanan dan keamanan pengguna jalan.

Menurutnya, penanganan tersebut sangat penting mengingat sebagian perkerasan jalan mengalami penurunan kualitas akibat faktor usia layanan, kondisi cuaca, serta tingginya intensitas lalu lintas kendaraan yang melintas setiap hari.

Rofiyul menegaskan bahwa ruas Jalan Nasional Waingapu–Melolo–Baing memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas antarwilayah di Kabupaten Sumba Timur. 

Keberadaan jalan yang mantap, lanjutnya, sangat dibutuhkan untuk memperlancar distribusi hasil-hasil produksi masyarakat, terutama komoditas pertanian dan peternakan yang menjadi sektor unggulan di Kabupaten Sumba Timur. 

Dengan kondisi jalan yang baik, biaya transportasi dapat ditekan sehingga aktivitas ekonomi masyarakat menjadi lebih efisien dan kompetitif.

“Preservasi jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menjaga kemantapan jalan nasional agar tetap berfungsi secara optimal. 

Infrastruktur jalan yang baik akan mendukung kelancaran transportasi, mempercepat distribusi barang dan jasa, menekan biaya logistik, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Selain mendukung sektor ekonomi, keberadaan jalan yang terpelihara dengan baik juga memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dalam mengakses layanan pendidikan, kesehatan, pemerintahan, maupun berbagai aktivitas sosial lainnya. 

Rofiyul menambahkan, pihaknya optimistis seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan selesainya pekerjaan preservasi ini, masyarakat akan memperoleh akses transportasi yang lebih aman, nyaman, lancar, dan berkelanjutan.(Yuser)