197 Pecatur Berlaga di Kejurda Catur Pengprov Percasi NTT Tahun 2026 - Baomong.ID

197 Pecatur Berlaga di Kejurda Catur Pengprov Percasi NTT Tahun 2026

197 Pecatur Berlaga di Kejurda Catur Pengprov Percasi NTT Tahun 2026

Kupang, Likurai.comSebanyak 197 pecatur dari 12 kabupaten/kota di NTT berlaga pada Kejuaraan Daerah (Kejurda) Catur Tahun  yang diselenggarakan Pengprov Percasi NTT Tahun 2026.

Kejuaraan yang berlangsung selama empat hari di komplek kantor DPD RI, Provinsi NTT mulai tanggal 8 hingga 11 Juli 2026 tersebut menjadi salah satu agenda penting pembinaan olahraga catur di NTT sekaligus ajang seleksi atlet terbaik daerah untuk dipersiapkan menghadapi Kejuaraan Nasional Catur Tahun 2026 di .

Ratusan pecatur yang ambil bagian dalam Kejurda tahun ini akan bersaing pada sembilan kategori yang dipertandingkan.

Adapun rincian peserta pada masing-masing kategori yakni SD Putra sebanyak 20 orang, SD Putri sebanyak 6 orang, SMP Putra sebanyak 32 orang, SMP Putri sebanyak 4 orang.

SMA Putra sebanyak 16 orang, SMA Putri sebanyak 4 orang, Senior Putra sebanyak 88 orang, Senior Putri sebanyak 7 orang serta kategori Veteran sebanyak 20 orang.

Kategori Veteran sendiri diperuntukkan bagi pecatur yang telah berusia 50 tahun ke atas dan untuk pertama kalinya dipertandingkan dalam Kejurda Catur NTT.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurda Catur dan Rapat Kerja Pengprov Percasi NTT, Marcel Tiba, WN, kepada wartawan mengatakan bahwa sebanyak 197 pecatur yang mengikuti Kejurda tahun ini berasal dari 12 kabupaten/kota di NTT.

Kedua belas daerah tersebut yakni Kabupaten Malaka, Belu, TTU, TTS, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sumba Timur, Nagekeo, dan Ende.

Menurut Marcel, kontingen terbanyak berasal dari Kota Kupang yang mengirimkan atlet pada seluruh kategori yang dipertandingkan dalam Kejurda tahun ini.

"Peserta terbanyak berasal dari Kota Kupang karena mengirimkan atlet pada semua kategori yang diperlombakan, mulai dari tingkat SD hingga kategori senior dan veteran," ujarnya.

Ia menjelaskan, penambahan kategori Veteran pada Kejurda tahun ini merupakan bagian dari persiapan menghadapi agenda pertandingan di tingkat nasional yang juga mulai mempertandingkan kelompok usia tersebut.

"Untuk Kejurda tahun ini kita membuka kategori veteran karena pada Kejurnas maupun PON nantinya kategori veteran juga dipertandingkan, sehingga kita perlu menyiapkan atlet-atlet terbaik dari NTT sejak sekarang," jelasnya.

Selain menjadi ajang kompetisi, Kejurda Catur juga menjadi wadah pembinaan dan pencarian bibit-bibit pecatur potensial dari berbagai daerah di NTT. Melalui kejuaraan ini diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu mengharumkan nama daerah pada tingkat nasional bahkan internasional di masa mendatang.

Marcel juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung sesuai dengan semboyan dalam dunia catur internasional yakni "Gens Una Sumus" yang berarti "Kita Semua Adalah Satu Keluarga".

Menurutnya, kemenangan dan kekalahan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sebuah pertandingan sehingga setiap atlet harus mampu menerima hasil pertandingan dengan lapang dada dan tetap menjaga hubungan persaudaraan sesama pecatur.

"Kalah dan menang itu biasa dalam sebuah pertandingan. Karena itu saya mengajak seluruh pemain untuk menjaga sportivitas, menghormati wasit, menghormati lawan bertanding dan menjaga nama baik daerah masing-masing selama mengikuti kejuaraan ini," katanya.

Ia menambahkan, Kejurda Catur NTT 2026 juga memiliki peran strategis sebagai ajang penjaringan atlet yang nantinya akan mewakili NTT pada Kejuaraan Nasional Catur Tahun 2026 di Banten.

Setiap kategori yang dipertandingkan nantinya akan menyeleksi lima atlet terbaik untuk dipersiapkan sebagai wakil NTT pada ajang nasional tersebut.

"Dari setiap kategori akan dipilih lima atlet terbaik untuk dipersiapkan mengikuti Kejurnas Catur Tahun 2026 di Banten. Karena itu kami berharap seluruh peserta dapat menampilkan kemampuan terbaiknya selama pertandingan berlangsung," pungkasnya.

Kejurda Catur dan Rapat Kerja Pengprov Percasi NTT Tahun 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan atlet-atlet berprestasi, tetapi juga memperkuat pembinaan olahraga catur di seluruh wilayah NTT sehingga mampu meningkatkan daya saing pecatur daerah pada berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional di masa mendatang. (Yulius)