BBWS Nusa Tenggara II Salurkan Air Bersih untuk Warga Manusak, Kabupaten Kupang - Baomong.ID

BBWS Nusa Tenggara II Salurkan Air Bersih untuk Warga Manusak, Kabupaten Kupang

BBWS Nusa Tenggara II Salurkan Air Bersih untuk Warga Manusak, Kabupaten Kupang

 Kupang, Likurai.com – Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), bergerak cepat membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih di Dusun 4, RT 11 dan RT 12, Desa Manusak, Kecamatan Kupang Timur, Kabupaten Kupang, Rabu 12/08/2026.

Langkah cepat tersebut dilakukan setelah BBWS Nusa Tenggara II menerima informasi mengenai kondisi masyarakat setempat yang mengalami kesulitan memperoleh air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Berpegang pada semboyan “Cari, Temukan, Eksekusi”, BBWS Nusa Tenggara II langsung menerjunkan personel bersama armada mobil tangki untuk mendistribusikan air bersih kepada masyarakat.

Pantauan wartawan di lokasi, sebanyak tiga mobil tangki dikerahkan untuk mengangkut dan menyalurkan air bersih kepada warga di wilayah tersebut.

Rombongan BBWS Nusa Tenggara II yang dipimpin PPK Operasi dan Pemeliharaan (OP) SDA IV, Lalu Siswadi, S.T., M.T., didampingi Kepala Seksi Pemeliharaan Bendungan Tilong dan Raknamo, Yonathan Liufeto, tiba di lokasi dan diterima langsung oleh Ketua RT 11, Julio Pereira, bersama tokoh masyarakat setempat, Dominggus Da Costa.

Ketua RT 11, Julio Pereira, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat melalui BBWS Nusa Tenggara II yang telah memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

Ia menjelaskan, terdapat sekitar 75 kepala keluarga yang tinggal di wilayah RT 11 dan RT 12. Sebagian besar warga selama ini harus membeli air yang diangkut menggunakan mobil tangki untuk kemudian ditampung di dalam fiber dengan berbagai ukuran.

Sementara bagi warga yang tidak memiliki tempat penampungan air, mereka terpaksa mengambil air dari kali yang berjarak sekitar 500 hingga 700 meter dari permukiman.

“Kondisinya cukup sulit karena medan menuju kali juga tidak mudah. Karena itu, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah melalui BBWS Nusa Tenggara II yang telah membantu mendistribusikan air bersih kepada masyarakat,” ujar Julio.

Menurutnya, bantuan distribusi air tersebut sangat membantu masyarakat. Namun, warga berharap pemerintah dapat menghadirkan solusi jangka panjang berupa pembangunan jaringan perpipaan hingga ke permukiman warga.

Ia mengatakan, di depan kawasan permukiman masyarakat sebenarnya telah dibangun sebuah reservoir. Namun, hingga kini belum tersedia jaringan pipa yang menghubungkan reservoir tersebut dengan rumah-rumah warga.

“Kami berharap pemerintah pusat melalui BBWS Nusa Tenggara II dapat membantu membuka jaringan pipa ke wilayah permukiman kami. Reservoir sudah dibangun di depan jalan, tinggal bagaimana jaringan pipanya bisa diteruskan sampai ke kampung,” harapnya.

Harapan serupa disampaikan tokoh masyarakat setempat, Dominggus Da Costa. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah melalui BBWS Nusa Tenggara II yang telah turun langsung membantu masyarakat dengan mendistribusikan air bersih.

Menurut Dominggus, distribusi air bersih memang sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan warga saat ini. Namun, masyarakat membutuhkan solusi yang lebih permanen agar tidak terus bergantung pada pembelian air menggunakan mobil tangki.

“Kami sangat berterima kasih karena pemerintah sudah membantu kami dengan air bersih. Tetapi untuk jangka panjang, kami berharap jaringan air dapat dibangun sampai ke wilayah tempat tinggal kami,” katanya.

Ia mengungkapkan, masyarakat di wilayah tersebut telah menetap selama lebih dari 20 tahun. Namun, sejak awal hingga sekarang, warga masih harus membeli air yang diangkut menggunakan mobil tangki dengan harga sekitar Rp120 ribu per tangki.

“Sudah lebih dari 20 tahun kami tinggal di sini, tetapi sampai sekarang untuk kebutuhan air kami masih membeli air tangki. Harganya sekitar Rp120 ribu setiap tangki,” ungkapnya.

Sementara itu, PPK OP SDA IV, Lalu Siswadi, S.T., M.T., mengatakan, aksi pendistribusian air bersih tersebut merupakan respons cepat BBWS Nusa Tenggara II setelah menerima laporan dari masyarakat mengenai kesulitan mendapatkan air.

“Setelah mendapat laporan tentang kekurangan air dari masyarakat, kami langsung turun ke lokasi dengan membawa air menggunakan mobil tangki. Sebanyak tiga mobil tangki kami kerahkan untuk mengangkut dan mendistribusikan air guna membantu masyarakat,” jelasnya.

Ia menegaskan, BBWS Nusa Tenggara II akan terus berupaya memberikan respons terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menghadapi persoalan ketersediaan air.

Distribusi air bersih tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat Dusun 4, khususnya warga RT 11 dan RT 12 Desa Manusak, sembari menunggu adanya solusi jangka panjang berupa pembangunan jaringan perpipaan yang dapat mengalirkan air dari reservoir hingga ke permukiman warga.

Bagi masyarakat setempat, kehadiran BBWS Nusa Tenggara II tidak hanya menjadi bantuan sesaat, tetapi juga memberikan harapan agar persoalan air bersih yang telah berlangsung selama bertahun-tahun dapat memperoleh solusi yang lebih permanen. (Yulius)