Penggantian Jembatan Oelamasi 1 di Kabupaten Kupang Dikebut, Ditargetkan Rampung Desember 2026 - Baomong.ID

Penggantian Jembatan Oelamasi 1 di Kabupaten Kupang Dikebut,  Ditargetkan Rampung Desember 2026

Penggantian Jembatan Oelamasi 1 di Kabupaten Kupang Dikebut, Ditargetkan Rampung Desember 2026

Kupang, Likurai.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah I Provinsi NTT melakukan penggantian Jembatan Oelamasi 1 yang terletak di Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Penggantian jembatan yang berada pada jalur Trans Timor tersebut terus dipercepat dan ditargetkan rampung pada Desember 2026. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada pembangunan fondasi melalui pekerjaan bor pile.

Kepala Satker PJN Wilayah I Provinsi NTT, Ashari, ST., MT., mengatakan progres pekerjaan penggantian Jembatan Oelamasi 1 hingga saat ini masih berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

“Penggantian Jembatan Oelamasi 1 saat ini masih dilakukan bor pile sebanyak 28 titik dengan kedalaman 15 meter untuk fondasi. Progresnya terus berjalan dan hingga saat ini masih sesuai jadwal,” ujar Ashari kepada wartawan Likurai.com.

Ia menjelaskan, pekerjaan penggantian jembatan ditargetkan selesai pada Desember 2026. Untuk memastikan target tersebut tercapai, pihaknya meminta kontraktor pelaksana melakukan percepatan pekerjaan di lapangan.

“Target penyelesaian pembangunan jembatan tersebut hingga Desember 2026. Untuk itu, kontraktor pelaksana diminta untuk melakukan upaya percepatan agar pekerjaan selesai sesuai waktu yang ditentukan,” katanya.

Menurut Ashari, pihaknya telah melakukan rapat bersama penyedia jasa untuk mengevaluasi perkembangan pekerjaan sekaligus membahas langkah-langkah percepatan pembangunan.

“Kita sudah menggelar rapat dan saat rapat tersebut penyedia jasa diminta untuk melakukan upaya percepatan pembangunan jembatan tersebut,” tegasnya.

Ashari menambahkan, pekerjaan bor pile ditargetkan dapat diselesaikan pada September 2026. Setelah pekerjaan fondasi selesai, tahapan pembangunan berikutnya dapat segera dilaksanakan, termasuk pembangunan bangunan atas jembatan.

“Target penyelesaian bor pile tersebut pada bulan September ini, agar dilanjutkan dengan bangunan atas jembatan,” jelas Ashari.

Jembatan Oelamasi 1 memiliki panjang 30 meter dan lebar 7 meter, menyesuaikan dengan badan jalan nasional. Penggantian jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta mendukung kelancaran arus transportasi pada jalur Trans Timor.

Jalur Trans Timor memiliki peran penting sebagai salah satu akses utama pergerakan orang dan barang antarkawasan di Pulau Timor. Selain itu, jalur tersebut juga memiliki nilai strategis karena mendukung konektivitas menuju kawasan perbatasan Indonesia–Timor Leste.

Dalam pelaksanaannya, penggantian Jembatan Oelamasi 1 menggunakan sumber dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak sekitar Rp15,77 miliar.

Pekerjaan tersebut memiliki waktu pelaksanaan selama 147 hari kalender dengan masa pemeliharaan selama 365 hari kalender. (Yulius)