Kelurahan LLBK Perkuat Pelayanan Publik dan Pengelolaan Sampah, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat - Baomong.ID

Kelurahan LLBK Perkuat Pelayanan Publik dan Pengelolaan Sampah, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Kelurahan LLBK Perkuat Pelayanan Publik dan Pengelolaan Sampah, Wujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Kupang, Likurai.com – Pemerintah Kelurahan Lahi Lai Bissi Kopan (LLBK), Kecamatan Kota Lama, Kota Kupang, terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong pengelolaan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat.

Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya Kelurahan LLBK dalam mendukung visi dan program prioritas Pemerintah Kota Kupang, khususnya dalam menghadirkan pelayanan pemerintahan yang semakin dekat, mudah dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta membangun kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Lurah LLBK, Ayub Petra Eirenie Bayang Mauta, SH, yang akrab disapa Apenk Mauta, menyampaikan hal tersebut kepada wartawan Likurai.com, Rabu (16/9/2026), saat ditemui di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang.

Menurut Apenk, kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis karena menjadi salah satu ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang berhadapan langsung dengan masyarakat. 

Karena itu, kualitas pelayanan di tingkat kelurahan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemerintahan yang hadir dan memberikan manfaat secara langsung kepada warga.

“Sebagai pemerintah kelurahan, kami merupakan ujung tombak pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, kami berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dan mendekatkan berbagai kebutuhan pelayanan kepada masyarakat LLBK,” ujar Apenk.

Ia menjelaskan, Pemerintah Kelurahan LLBK terus memberikan pelayanan administrasi kepada masyarakat yang membutuhkan berbagai dokumen, surat keterangan, rekomendasi maupun surat pengantar dari kelurahan.

Pelayanan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi berbagai kebutuhan administrasi masyarakat, baik yang berkaitan dengan administrasi kependudukan maupun keperluan lainnya.

Apenk menegaskan, pelayanan publik tidak hanya menyangkut penyelesaian dokumen administrasi, tetapi juga bagaimana pemerintah membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat. 

Dengan pelayanan yang cepat, mudah dan sesuai kebutuhan, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kepastian serta kemudahan dalam mengurus berbagai keperluan di tingkat kelurahan.

“Pelayanan kepada masyarakat harus terus kita tingkatkan. Kami ingin masyarakat yang datang ke kelurahan mendapatkan pelayanan yang baik dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” katanya.

Selain memperkuat pelayanan publik, Kelurahan LLBK juga memberikan perhatian serius terhadap persoalan kebersihan dan pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

Menurut Apenk, kebersihan lingkungan bukan semata-mata menjadi tugas pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

Karena itu, pemerintah kelurahan terus mendorong warga untuk meningkatkan kesadaran menjaga kebersihan lingkungan, termasuk membiasakan diri memilah sampah sejak dari rumah tangga.

Salah satu upaya yang didorong adalah optimalisasi keberadaan bank sampah di wilayah Kelurahan LLBK. Keberadaan bank sampah dinilai memiliki manfaat ganda, karena selain membantu mengurangi volume sampah yang dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA), juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Kami sudah menyampaikan kepada masyarakat untuk memilah sampah yang ada di rumah tangga, khususnya sampah plastik, agar dibawa ke bank sampah yang ada di Kelurahan LLBK,” jelas Apenk.

Ia mengatakan, sampah plastik yang masih memiliki nilai ekonomi sebaiknya tidak langsung dibuang. Sampah tersebut dapat dipilah, dikumpulkan dan disalurkan melalui bank sampah untuk kemudian diolah atau dijual kembali.

Dengan pola tersebut, sampah yang selama ini dianggap tidak memiliki nilai dapat menjadi sumber manfaat ekonomi sekaligus membantu menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berkomitmen agar sampah plastik yang ada di masyarakat tidak semuanya berakhir di TPA Alak. Sampah yang masih memiliki nilai ekonomi dapat dipilah dan dikumpulkan untuk diolah atau dijual, sehingga selain menjaga kebersihan lingkungan juga bisa menambah penghasilan keluarga,” ungkapnya.

Apenk menilai, pengelolaan sampah berbasis masyarakat merupakan langkah sederhana yang apabila dilakukan secara konsisten dapat memberikan dampak besar. Kebiasaan memilah sampah dari rumah menjadi langkah awal untuk membangun pola pengelolaan sampah yang lebih baik.

Tidak hanya mengurangi jumlah sampah yang dibuang ke TPA, pengelolaan sampah melalui bank sampah juga dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa sampah tertentu masih memiliki nilai guna dan nilai ekonomi.

Karena itu, pemerintah kelurahan akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat agar gerakan menjaga kebersihan dan memilah sampah dapat menjadi kebiasaan bersama.

“Yang paling penting adalah kesadaran masyarakat. Kalau setiap rumah tangga sudah mulai memilah sampah, kemudian sampah yang masih bernilai dikumpulkan dan dimanfaatkan melalui bank sampah, tentu lingkungan menjadi lebih bersih dan masyarakat juga bisa memperoleh manfaat ekonomi,” katanya.

Upaya Kelurahan LLBK dalam memperkuat pelayanan publik dan mendorong pengelolaan sampah tersebut menjadi bagian dari kontribusi pemerintah di tingkat kelurahan dalam mendukung pembangunan Kota Kupang.

Pemerintah kelurahan tidak hanya berperan dalam memberikan pelayanan administratif, tetapi juga menjadi penggerak masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang tertib, bersih, sehat dan nyaman.

Menurut Apenk, keberhasilan berbagai program pemerintah sangat membutuhkan partisipasi masyarakat. Pemerintah dapat menyediakan kebijakan, pelayanan dan fasilitas, namun keberlanjutan program sangat ditentukan oleh keterlibatan warga.

Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Kelurahan LLBK untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, baik dalam bidang pelayanan publik maupun kebersihan lingkungan.

“Keberhasilan program pemerintah tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi membutuhkan dukungan dan keterlibatan masyarakat. Kami mengajak seluruh warga LLBK untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, memilah sampah dari rumah dan memanfaatkan bank sampah yang tersedia,” pungkasnya.

Dengan semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, Kelurahan LLBK berupaya menghadirkan pelayanan yang semakin dekat dengan warga sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Langkah tersebut diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mendukung terwujudnya Kota Kupang yang semakin tertata, nyaman dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Yulius)