Enam Paket IJD Tahun 2026 Dialokasikan ke Satker PJN Wilayah II Prov NTT, Proses Lelang Segera Dimulai - Baomong.ID

Enam Paket IJD Tahun 2026 Dialokasikan ke Satker PJN Wilayah II Prov NTT, Proses Lelang Segera Dimulai

Enam Paket IJD Tahun 2026 Dialokasikan ke Satker PJN Wilayah II Prov NTT, Proses Lelang Segera Dimulai

Kupang, Likurai.com – Upaya meningkatkan konektivitas jalan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terus mendapat perhatian pemerintah pusat.

Tahun 2026 ini, sebanyak enam paket Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dialokasikan melalui Kementerian Pekerjaan Umum untuk ditangani Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (Satker PJN) Wilayah II Provinsi NTT, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT.

Enam paket tersebut tersebar di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Belu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kabupaten Alor dan Kabupaten Malaka Malaka.

Demikian disampaikan Kepala Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT, Fahrudin, ST kepada wartawan Likurai.com Senin, 28/09/2026 di kantor BPJN NTT.

Ia menjelaskan, enam paket IJD tersebut tersebar di sejumlah kabupaten di NTT dengan total pagu anggaran sekitar Rp72,4 miliar.

Menurut Fahrudin, paket-paket tersebut meliputi lanjutan pembangunan Jalan Kolobesa Off di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) sepanjang 4 kilometer dengan pagu anggaran Rp21 miliar.

Selanjutnya, pembangunan ruas Jalan Maukumu–Webutak di Kabupaten Belu sepanjang 2 kilometer dengan pagu anggaran sebesar Rp7 miliar.

Untuk Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), terdapat lanjutan pembangunan Jalan Manumean–Punu sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp11,4 miliar.

Sementara di Kabupaten Alor terdapat dua paket lanjutan pembangunan ruas Jalan Bukapiting–Apui. Paket pertama, Bukapiting–Apui I, memiliki panjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp12,8 miliar. Sedangkan paket kedua, Bukapiting–Apui II, juga sepanjang 2,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp12,8 miliar.

Adapun satu paket lainnya berada di Kabupaten Malaka, yakni pembangunan ruas Jalan Biudukfoho–Tafuki sepanjang 1,3 kilometer dengan pagu anggaran Rp7,4 miliar.

Fahrudin menjelaskan, seluruh paket IJD Tahun 2026 yang dialokasikan kepada Satker PJN Wilayah II Provinsi NTT saat ini masih dalam proses penyesuaian dokumen untuk masuk ke tahapan lelang.

“Semua masih berproses untuk MDK karena ada perubahan dari Bidkon,” jelasnya.

Meski demikian, pihak Satker PJN Wilayah II NTT terus melakukan upaya percepatan agar seluruh proses dapat berjalan sesuai tahapan yang ditetapkan.

Saat ini, kata Fahrudin, pihaknya tengah mempersiapkan dokumen lelang untuk keenam paket IJD tersebut. Persiapan dokumen menjadi salah satu tahapan penting sebelum proses pengadaan dapat dilaksanakan.

Ia berharap seluruh proses administrasi dan penyesuaian dokumen dapat segera diselesaikan sehingga tahapan lelang terhadap paket-paket IJD tersebut dapat dilakukan lebih cepat. (Yulius)