Manggarai Timur, Likurai.com – Kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan kembali diwujudkan Junaidin Mahasan, Ketua Fraksi PSI DPRD Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), melalui penyediaan rumah singgah bagi keluarga pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Borong, Kabupaten Manggarai Timur.
Rumah singgah tersebut disiapkan untuk membantu keluarga pasien, khususnya masyarakat yang datang dari kampung-kampung jauh, agar memiliki tempat beristirahat selama mendampingi anggota keluarga yang sedang menjalani perawatan medis.
Bagi masyarakat dari wilayah pelosok, perjuangan mendapatkan pelayanan kesehatan sering kali tidak hanya berkaitan dengan kondisi pasien, tetapi juga dihadapkan pada berbagai keterbatasan, mulai dari biaya perjalanan, kebutuhan sehari-hari hingga kesulitan mendapatkan tempat tinggal sementara selama berada di Borong.
Memahami kondisi tersebut, Junaidin menilai bahwa keluarga pasien tidak hanya membutuhkan pelayanan medis bagi anggota keluarga yang sakit, tetapi juga dukungan dan kepedulian agar dapat menjalani masa pendampingan dengan lebih tenang.
“Orang yang datang dari kampung untuk mengantar keluarganya berobat sudah membawa beban pikiran dan kecemasan. Jangan biarkan mereka menanggung beban tambahan karena tidak punya tempat untuk beristirahat. Rumah singgah ini adalah wujud bahwa kepedulian harus hadir, bukan hanya diucapkan,” ungkap Junaidin, yang juga menjabat Sekretaris DPW PSI NTT.
Peresmian rumah singgah tersebut dilaksanakan pada Senin (26/10/2026) dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Manggarai Timur, Direktur Utama RSUD Borong, serta Camat Borong.
Kehadiran rumah singgah ini diharapkan menjadi solusi bagi keluarga pasien yang membutuhkan tempat beristirahat sementara, sekaligus membantu meringankan beban mereka selama mendampingi proses pengobatan anggota keluarga.
Sebagai wakil rakyat yang kini menjabat Sekretaris Komisi II DPRD Provinsi NTT, Junaidin menegaskan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak boleh berhenti pada penyampaian aspirasi di ruang parlemen. Pengabdian harus diwujudkan melalui langkah nyata yang menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama harus menjadi bagian penting dari tanggung jawab seorang wakil rakyat. Kehadiran rumah singgah tersebut merupakan salah satu bentuk upaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan.
Ia juga berharap rumah singgah ini dapat menumbuhkan semangat gotong royong serta mendorong lebih banyak pihak untuk mengambil bagian dalam membantu masyarakat, terutama mereka yang sedang berjuang mendapatkan pelayanan kesehatan.
“Rakyat adalah alasan kita berjuang. Pengabdian adalah tanggung jawab kita. Dan kebermanfaatan adalah tujuan dari setiap langkah perjuangan,” tegasnya.
Junaidin menambahkan, keberhasilan pengabdian seorang wakil rakyat tidak semata-mata diukur dari apa yang disampaikan kepada masyarakat, tetapi juga dari manfaat nyata yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan hadirnya rumah singgah tersebut, keluarga pasien diharapkan memiliki tempat yang layak untuk beristirahat, menguatkan harapan, serta memperoleh dukungan selama mendampingi orang-orang terkasih menjalani proses pengobatan.
Rumah singgah ini sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial bahwa perjuangan untuk mendapatkan kesembuhan tidak seharusnya ditanggung sendirian, melainkan perlu didukung oleh kehadiran dan solidaritas berbagai pihak.(*/Yuser)
